Showing posts with label my translation. Show all posts
Showing posts with label my translation. Show all posts

Tuesday, May 8, 2012

Buku-buku terjemahanku



Dua buku hasil jerih lelah menerjemahkan selama tahun 2011 yang dikirimkan oleh penerbitnya, The Stone Prince (Pangeran Batuku) & .Call Me Mrs. Miracle (Keajaiban Natal)

Bagaimana nasib yang dua lagi ya? :D

Thanks Penerbit Grasindo aka Violetbooks :)

Wednesday, March 21, 2012

Call Me Mrs. Miracle (Keajaiban Natal)



by (Goodreads Author), (Translator)
Published December 2011 by Violet Books (first published September 28th 2010)

Buku terjemahanku yang ke tiga dan yang kedua diterbitkan :)

Sinopsis :

Holly Larson juga membutuhkan keajaiban. Ia ingin memberi keponakannya yang berusia delapan tahun, Gabe, Natal yang layak diterima anak itu. Kakak laki-laki Holly yang sudah duda sedang menjalani tugas militer dan tidak bisa pulang merayakan Natal, tapi setidaknya Holly bisa memberi Gabe robot mainan dari Finley’s, satu-satunya hadiah yang sangat diinginkan keponakannya. Jika ia bisa mencari cara untuk mengumpulkan uang demi membeli robot itu….

Syukurlah, ada Mrs. Miracle yang membantu. Selain membuat anak-anak bahagia, tidak ada yang lebih disukainya daripada membantu orang lain—dan itu termasuk sedikit menjodohkan! 

Goodreads link : Call Me Mrs. Miracle

The Stone Prince (Pangeran Batuku)



by
Published November 2011 by Violetbooks Novel (first published September 1st 2004)

Ini buku terjemahanku yang ke dua tapi yang pertama diterbitkan :)


Jantungnya yang membatu hanya berdetak untuknya….

Di atas fondasi marmer, sang Kesatria batu menjulang di atasnya, membuat Katie merasa sangat kecil. Tidak mampu menghentikan dirinya sendiri, Katie memanjat pijakan marmer itu sampai ia berdiri di undakan paling atas, menempatkan matanya sejajar dengan kesatria raksasa itu. Katie berkedip tidak percaya. Ia bersumpah kalau mata patung itu benar-benar menatapnya, tapi ia mengabaikan perasaan aneh itu.

Cium aku, ekspresi si Patung. Kata-kata itu berdengung di pikirannya, intens dan mengharap. Pandangan Katie beralih ke arah bibir kaku kesatria itu, dan jari-jarinya segera menyusul, menelusuri kontur menggiurkan itu. Well, aku bisa menciumnya sekali ini, pikirnya bingung, tapi hanya sekali ini.

Dengan hati-hati, waspada, Katie memejamkan matanya dan menangkup pipi sang Kesatria dengan tangannya. Bibir mereka bertemu. Kekuatan tak terlihat itu menjalar di tubuhnya, dan satu-satunya yang dapat dipikirkannya: Beginilah seharusnya sebuah ciuman. Napas terengah meluncur dari tenggorokannya. “Kalau saja kau nyata, aku akan melahapmu dalam satu gigitan nikmat.”

Kemudian sebuah suara berkata, “Kurasa itu bisa diatur."


Goodreads link : The Stone Prince
 

Let's Talk About Books Copyright © 2011 Girl Music is Designed by Ipietoon Sponsored by web hosting